Dua hari yang lalu aku baca novel yang luar biasa , karya Pidi Baiq. Judulnya DILAN: dia adalah Dilanku tahun 1990.
Dan langsung kutuntaskan membacanya hari itu juga padahal novelnya terdiri dari
330 halaman (bagiku buku setebal itu biasa kubaca dua hari atau tiga hari).
Dengan bahasa yang sederhana membuatku cepat membacanya.
Novel ini memang novel tentang cinta tapi jangan disamakan
dengan novel cinta yang lainnya. Karena Surayah membentuk karakter yang membuat
orang menyukainya. Karakter itu adalah Dilan. Beruntungnya seorang Milea
memiliki Dilan.
Novel ini menceritakan seorang cewek yang bernama Milea
mengenang masa SMA nya dengan seorang cowok bernama Dilan. Perkenalan mereka
yang tidak biasa memulai kisah mereka yang luar biasa. Kisah yang berlatar kota
Bandung tahun 1990 membuat hubungan mereka makin romantis. Di tahun itu masih
belum ada handphone jadi mereka biasanya nelpon lewat telepon rumah atau
telepon umum. Menurutku percakapan mereka di telpon itu romantis walau hanya
dengan kata-kata sederhana Dilan bisa membuat Milea ketawa dan selalu senang
bila menerima telepon dari Dilan.