Demi kuliah, ku tinggal mama dan adikku
di rumah berdua. Ku pergi ke kota orang (masih belum terlalu jauh juga sih,
Cuma beda 1 jam perjalanan) hanya demi kuliah. Mama ku menunggu kelulusanku 4
tahun lagi (amiin..) dengan gelar sarjana farmasi dan aku berharap langsung
bisa melanjutkan pendidikan profesi apoteker setahun kemudian (amiin..). Itu
berarti aku harus kesepian selama 5 tahun. Aku menumpang di rumah keluarga tapi
mendiami rumah tersebut sendirian. Cuma sesekali kakak sepupu menginap.
Kompleknya sepi lagi, bukan rumahnya yang sedikit, rumahnya banyak tapi
orang-orangnya pada sibuk semua, jarang keluar dari rumah. Berbagai kesulitan
terjadi selama hidup sendiri di kota orang. Mulai dari gagang pintu yang patah
(menurutku bukan aku yang kuat, memang gagangnya aja yang gak kuat, hehehe),
mesin air yang rusak, antena televisi yang roboh dan bola lampu yang mati.
Dilihat dari masalahnya aku nggak mungkin bisa memperbaiki sendiri. Iya, harus
mencari tukang untuk memperbaikinya.
Kamis, 18 Desember 2014
Kamis, 11 Desember 2014
Cerpen : Nasihat Seorang Ayah
cerpennya ini sudah bersarang di file kuliah selama 2 minggu yang lalu. aku nulis ini buat tugas mentoring agama. daripada enggak kepake mending di share. jujur, aku selalu bingung menentukan judul dari suatu cerpen. yah jadi seadanya aja ini judul.
Langganan:
Komentar (Atom)