Kamis, 22 Januari 2015

JOMBLO

Jomblo kelamaan... T.T. 19 tahun ku jomblo, bosan juga rasanya. Ingin juga punya pacar tapi belum waktunya mungkin atau belum dipertemukan, hmmm entahlah. Aku sih maunya sekali seumur hidup aja pacaran karena aku mengusahakan agar tidak punya mantan pacar. Akhirnya aku sukses melewati masa SMA tanpa pacaran. Ku kira komitmen itu nggak bisa ku jalani ternyata bisa.
Kesannya orang yang tidak pernah pacaran itu nggak laku padahal tidak semua orang yang tidak pernah pacaran itu, nggak laku cuma mungkin ada beberapa alasan berikut:

1.      Prinsip
Ada orang yang punya prinsip kuat mungkin karena alasan agama atau alasan mau konsen dulu ke pendidikan atau karier.
2.      Waktunya yang belum tepat
Maksudnya begini, saat si cowok suka sama si cewek tapi saat itu si ceweknya masih belum suka lalu si cowok sudah nggak suka lagi padahal si cewek itu hatinya mulai luluh. Waktu yang tepat itu saat dua-duanya merasakan hal yang sama.
3.      Belum ketemu orang yang tepat
kita kan nggak tahu jodoh kita berada di belahan bumi yang mana atau sudah pernah ketemu apa belum atau bisa juga sahabat sendiri. Tidak ada yang tahu kecuali Allah.
4.      Standar cewek/cowok yang ketinggian
Ingin punya pangeran impian atau putri impian yang sama dengan karakter di film-film yang nggak punya kejelekan satu pun alias sempurna. Hey, wake up! It’s a reality. Di dunia ini, tidak ada yang sempurna.  Standar yang tinggi atau tidak sebanding dengan kita itu bisa jadi alasan kenapa belum punya pacar juga. Makanya jangan terlalu pemilih. Kalau mau jadi pemilih, kita harus punya kualitas yang oke.

Jomblo itu seperti radikal bebas kata dosen kimia farmasi dasar. Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya. Sama kaya jomblo yang kehilangan pasangannya.. hehehe. Makanya kata bapaknya harus cepat lulus kuliah lalu kerja dan selanjutnya cari pasangan hidup.
Kata bapaknya juga, kalau sudah punya pasangan jangan jadi kaya ikatan kovalen koordinasi. Ikatan kovalen koordinasi merupakan ikatan kimia yang terjadi apabila pasangan elektron bersama yang dipakai oleh kedua atom disumbangkan oleh salah satu atom saja, sementara atom yang lain hanya berfungsi sebagai penerima elektron berpasangan saja. Maksudnya jangan salah satu pasangan saja yang berkorban tapi keduanya yang berkorban. Jadilah seperti ikatan hidrogen yang kuat.


Bisa aja nih dosen biar mahasiswanya memperhatikan beliau maka dihubung-hubungkan lah kimia dengan masalah percintaan remaja. Hahaha... akhirnya ku suka juga dengan mata kuliah ini dan nilainya tidak mengecewakan.

2 komentar:

  1. Jika kamu tidak bahagia dengan kesendirian, jangan pikir akan bahagia saat berdua.

    Ya, memang lebih baik berpasangan saat siap daripada karena kesepian. Apalagi berpasangan juga memiliki masalah sendiri yang kadang lebih rumit dari masalah seorang jomblo.

    BalasHapus
  2. thanks ya atas sarannya. terimakasih juga sudah komen

    BalasHapus