Sabtu, 16 Februari 2013

Cerpen ala Dessy

Aku coba buat cerpen untuk pertama kalinya selain untuk tugas.
selama kurang lebih 3 jam aku di depan laptop buat cerpen.
payah ya buat cerpen aja waktunya selama itu.
Cerpennya tentang kasih sayang seorang ibu. ini nih cerpennya.



Hadiah yang Terlupakan

Oleh: Dessy Sumega Dwi Putri

Zifia hari ini berulang tahun yang ke 17 tahun,  Zifia banyak mendapat hadiah dari teman-temannya dan semua hadiah itu mahal-mahal  dan membuatnya terkesan . Tapi dia kecewa ketika membuka hadiah dari ibunya, hadiah itu berupa sebuah kata-kata motivasi dan beberapa foto dirinya dan ibunya yang tertuang dalam sebuah scrabook . Zifia hanya membuka halaman pertama lalu menutupnya kembali.

“ hanya ini hadiah dari ibu, aku juga bisa membuatnya sendiri, ngak berguna bu” kata Zifia kecewa dan melemparkan scrabook tersebut ke lantai. Mellihat semua itu dan mendengar  kata-kata Zifia, ibunya kecewa dan mengatakan  “ ibu buat sendiri Zif dengan hati yang tulus “  . Zifia membandingkan hadiah ibunya dengan teman-temannya “ aku dapat hadiah yang mahal-mahal ma dari teman-temanku, kalung, gelang, jam, dan banyak lagi, ibu tuh sebenarnya sayang gak sama aku ?” Zifia sungguh keterlaluan meragukan kasih sayang ibunya. “ibu sangat sayang dengan Zifia makanya ibu meluangkan waktu untuk membuat ini “ ibunya mengambil scrabook dari lantai dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “maaf Zif ibu gak bisa belikan kamu barang-barang yang mahal-mahal”. Zifia tak peduli dengan perasaan ibunya. Malah ibunya yang meminta maaf kepada Zifia dengan berlinang air mata. Zifia pun berbalik meninggalkan ibunya dan tanpa  membaca kata-kata motivasi yang telah dibuat ibunya.

Zifia melalui harinya dengan membenci ibunya.  hingga dia berumur 20 tahun, dia pergi keluar kota mencari pekerjaan untuk memperbaiki nasib.  “ nak hati-hati di kota orang , baik-baik disana Zif , jangan lupa kembali ke kampung halaman“ ibunya mengingatkan. “iya bu” dengan ketusnya dia menjawab . “semoga kamu sukses dan mendapatkan apa yang kamu inginkan” . tanpa disadari Zifia, Ibunya menyelipkan Scrabook , hadiah ulang tahun Zifia dulu yang belum sempat dibaca oleh Zifia ke dalam tasnya.

Bertahun-tahun di kota , Zifia sukses menjadi sekertaris sebuah perusahaan besar. Suatu hari, temannya di kantor ulang tahun dan mendapat hadiah scrabook berisi foto-foto dan kata-kata motivasi dari ayahnya , sama seperti yang diberikan ibunya dulu. Teman Zifia menyukai scrabook itu.  Zifia pun berpikir , kenapa temannya menyukai barang yang murah namun berharga itu , sedangkan dirinya tidak menghargai usaha ibunya dulu. Dia pun teringat scrabook itu dan pergi ke rumah untuk membukanya .

Di rumah , Zifia membuka halaman pertama yang bertuliskan UNTUK ANAKKU TERSAYANG dan melihat ada foto dirinya dan ibunya.

Di halaman kedua ada sebuah kata-kata motivasi

“BAHAGIA BUKAN HANYA SAAT KITA MENERIMA , BAHAGIA JUSTRU LEBIH TERASA SAAT KITA MAMPU MEMBERI”

dan ada tambahan kata-kata dari ibunya

NAK MAAF , IBU HANYA BISA MEMBERI INI , SCRABOOK INI BUATAN IBU SENDIRI. SEMOGA KAMU SUKA TAPI JANGAN DILIHAT DARI HARGANYA YA SAYANG KARENA IBU NGAK BISA BELIKAN HADIAH YANG MAHAL.

Lalu ada kata-kata motivasi lagi

“KEKAYAAN SEJATI BUKAN SEKEDAR KAYA MATERI TAPI JUGA KAYA MENTAL DAN ROHANI”.

Hati Zifia tersentuh setelah membaca kata-kata ibunya dan mata Zifia sudah berkaca-kaca siap mengeluarkan air mata.

Di halaman ketiga ada sebuah rahasia besar yang telah disembunyikan rapat-rapat dari Zifia selama 17 tahun ini.

ZIFIA ,IBU RASA , KAMU SUDAH DEWASA DAN BERHAK MENGETAHUI MASA LALU MU. DULU WAKTU IBU MASIH MUDA , IBU MELEWATI TEPI KOLAM IKAN DI TAMAN KOTA DAN MENDENGAR SUARA BAYI MUNGIL MENANGIS, IBU DEKATI TERNYATA BAYI UMUR KURANG LEBIH 6 BULAN MENANGIS TANPA ADA SEORANG PUN DI DEKATNYA. BAYI ITU IBU BAWA KE RUMAH DAN IBU RAWAT HINGGA DIA DEWASA DAN BAYI ITU ADALAH DIRIMU. MAAFKAN IBU BARU BISA BILANG SEKARANG NAK. KARENA IBU RASA KAMU NGAK AKAN MENGERTI SEBELUM DEWASA. TAPI IBU AKAN SELALU MENGANGGAP DIRIMU SEBAGAI ANAK SENDIRI.

Zifia pun tak tahan lagi menahan air mata. Pipi nya dialiri air mata tak hentinya.

Di bawah tulisan ibunya ,Ada tambahan kata-kata motivasi

“MELAHIRKAN BUKANLAH SYARAT MENJADI SEORANG IBU , CURAHAN HATILAH YANG LEBIH UTAMA. “

Di halaman keempat tertempel foto-foto Zifia kecil yang bahagia dengan ibunya.

Di halaman kelima ada kata-kata motivasi untuk Zifia

“JANGAN PERNAH MENGANGGAP DIRIMU TIDAK BERARTI DAN TIDAK ADA GUNANYA DALAM HIDUP INI . KAMU ADALAH ANAK YANG ISTIMEWA , BERHARGA DAN UNIK DI MATA TUHAN.”

Di halaman keenam terdapat kata-kata lagi

“TAK ADA ORANG TUA YANG SEMPURNA NAMUN SETIAP ORANG TUA BERKESEMPATAN MENJADI SEMPURNA BAGI ANAKNYA.”

SEMOGA KAMU MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK IBU AGAR MENJADI SEMPURNA UNTUK MU.

Dan kalimat terakhir yang tertera

DARI IBU YANG INGIN DI HARGAI .

Zifia akhirnya menyadari kasih sayang ibunya yang telah merawatnya hingga dewasa. Zifia teringat akan ibunya di kampung yang telah tiga tahun terakhir ditinggalkannya.  Menyadari itu Zifia besok berniat pulang kampung menjenguk ibunya.

Keesokan harinya di kampung, Zifia melihat rumahnya terkunci seperti tak ada penghuninya. Dia pun bertanya kepada orang sekitar. “ Mba , ibu yang tinggal disini mana ya ?. terakhir saya melihat tiga tahun lalu.” Orang itu pun menjawab “oh, ibu yang setiap harinya selalu menanti anaknya pulang dari kota itu ?” Zifia pun terkejut mandengar ibunya menantinya setiap hari dan mengiyakan “Iya bu , dimana ya ?” . “Ibu itu setahun yang lalu sudah meninggal karena sakit “. Mendengar pernyataan orang itu. Zifia seakan tersayat hatinya dan serasa kakinya tak kuat lagi menahan tubuhnya hingga ia terduduk di tanah. Zifia menayakan tempat pemakaman ibunya dan pergi ke sana.

Di samping nisan ibunya , Zifia menangis dan menyesali perbuatannya selama ini kepada ibunya. Dia belum sempat membalas semua kebaikan ibunya yang telah merawatnya dengan kasih sayang dan kesabaran yang luar biasa. Dia baru menyadari manfaat scrabook tersebut dalam hidupnya. Scrabook tersebut membuatnya belajar bagaimana menghargai orang lain.

Amanat : Jangan meremehkan orang lain karena mungkin saja orang yang kau remehkan akan menjadi orang yang paling berjasa dalam hidupmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar