selama kurang lebih 3 jam aku di depan laptop buat cerpen.
payah ya buat cerpen aja waktunya selama itu.
Cerpennya tentang kasih sayang seorang ibu. ini nih cerpennya.
Hadiah yang Terlupakan
Oleh: Dessy Sumega Dwi
Putri
Zifia hari ini berulang tahun yang ke 17 tahun, Zifia banyak mendapat hadiah dari
teman-temannya dan semua hadiah itu mahal-mahal dan membuatnya terkesan . Tapi dia kecewa
ketika membuka hadiah dari ibunya, hadiah itu berupa sebuah kata-kata motivasi dan
beberapa foto dirinya dan ibunya yang tertuang dalam sebuah scrabook . Zifia
hanya membuka halaman pertama lalu menutupnya kembali.
“ hanya ini hadiah dari ibu, aku juga bisa membuatnya
sendiri, ngak berguna bu” kata Zifia kecewa dan melemparkan scrabook tersebut
ke lantai. Mellihat semua itu dan mendengar
kata-kata Zifia, ibunya kecewa dan mengatakan “ ibu buat sendiri Zif dengan hati yang tulus
“ . Zifia membandingkan hadiah ibunya
dengan teman-temannya “ aku dapat hadiah yang mahal-mahal ma dari
teman-temanku, kalung, gelang, jam, dan banyak lagi, ibu tuh sebenarnya sayang
gak sama aku ?” Zifia sungguh keterlaluan meragukan kasih sayang ibunya. “ibu
sangat sayang dengan Zifia makanya ibu meluangkan waktu untuk membuat ini “
ibunya mengambil scrabook dari lantai dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “maaf
Zif ibu gak bisa belikan kamu barang-barang yang mahal-mahal”. Zifia tak peduli
dengan perasaan ibunya. Malah ibunya yang meminta maaf kepada Zifia dengan
berlinang air mata. Zifia pun berbalik meninggalkan ibunya dan tanpa membaca kata-kata motivasi yang telah dibuat
ibunya.
Zifia melalui harinya dengan membenci ibunya. hingga dia berumur 20 tahun, dia pergi keluar
kota mencari pekerjaan untuk memperbaiki nasib.
“ nak hati-hati di kota orang , baik-baik disana Zif , jangan lupa
kembali ke kampung halaman“ ibunya mengingatkan. “iya bu” dengan ketusnya dia
menjawab . “semoga kamu sukses dan mendapatkan apa yang kamu inginkan” . tanpa
disadari Zifia, Ibunya menyelipkan Scrabook , hadiah ulang tahun Zifia dulu
yang belum sempat dibaca oleh Zifia ke dalam tasnya.
Bertahun-tahun di kota , Zifia sukses menjadi sekertaris
sebuah perusahaan besar. Suatu hari, temannya di kantor ulang tahun dan
mendapat hadiah scrabook berisi foto-foto dan kata-kata motivasi dari ayahnya ,
sama seperti yang diberikan ibunya dulu. Teman Zifia menyukai scrabook
itu. Zifia pun berpikir , kenapa
temannya menyukai barang yang murah namun berharga itu , sedangkan dirinya tidak
menghargai usaha ibunya dulu. Dia pun teringat scrabook itu dan pergi ke rumah
untuk membukanya .
Di rumah , Zifia membuka halaman pertama yang bertuliskan
UNTUK ANAKKU TERSAYANG dan melihat ada foto dirinya dan ibunya.
Di halaman kedua ada sebuah kata-kata motivasi
“BAHAGIA BUKAN HANYA SAAT KITA MENERIMA , BAHAGIA JUSTRU
LEBIH TERASA SAAT KITA MAMPU MEMBERI”
dan ada tambahan kata-kata dari ibunya
NAK MAAF , IBU HANYA BISA MEMBERI INI , SCRABOOK INI BUATAN
IBU SENDIRI. SEMOGA KAMU SUKA TAPI JANGAN DILIHAT DARI HARGANYA YA SAYANG
KARENA IBU NGAK BISA BELIKAN HADIAH YANG MAHAL.
Lalu ada kata-kata motivasi lagi
“KEKAYAAN SEJATI BUKAN SEKEDAR KAYA MATERI TAPI JUGA KAYA
MENTAL DAN ROHANI”.
Hati Zifia tersentuh setelah membaca kata-kata ibunya dan
mata Zifia sudah berkaca-kaca siap mengeluarkan air mata.
Di halaman ketiga ada sebuah rahasia besar yang telah
disembunyikan rapat-rapat dari Zifia selama 17 tahun ini.
ZIFIA ,IBU RASA , KAMU SUDAH DEWASA DAN BERHAK MENGETAHUI
MASA LALU MU. DULU WAKTU IBU MASIH MUDA , IBU MELEWATI TEPI KOLAM IKAN DI TAMAN
KOTA DAN MENDENGAR SUARA BAYI MUNGIL MENANGIS, IBU DEKATI TERNYATA BAYI UMUR
KURANG LEBIH 6 BULAN MENANGIS TANPA ADA SEORANG PUN DI DEKATNYA. BAYI ITU IBU
BAWA KE RUMAH DAN IBU RAWAT HINGGA DIA DEWASA DAN BAYI ITU ADALAH DIRIMU.
MAAFKAN IBU BARU BISA BILANG SEKARANG NAK. KARENA IBU RASA KAMU NGAK AKAN
MENGERTI SEBELUM DEWASA. TAPI IBU AKAN SELALU MENGANGGAP DIRIMU SEBAGAI ANAK
SENDIRI.
Zifia pun tak tahan lagi menahan air mata. Pipi nya dialiri
air mata tak hentinya.
Di bawah tulisan ibunya ,Ada tambahan kata-kata motivasi
“MELAHIRKAN BUKANLAH SYARAT MENJADI SEORANG IBU , CURAHAN
HATILAH YANG LEBIH UTAMA. “
Di halaman keempat tertempel foto-foto Zifia kecil yang
bahagia dengan ibunya.
Di halaman kelima ada kata-kata motivasi untuk Zifia
“JANGAN PERNAH MENGANGGAP DIRIMU TIDAK BERARTI DAN TIDAK ADA
GUNANYA DALAM HIDUP INI . KAMU ADALAH ANAK YANG ISTIMEWA , BERHARGA DAN UNIK DI
MATA TUHAN.”
Di halaman keenam terdapat kata-kata lagi
“TAK ADA ORANG TUA YANG SEMPURNA NAMUN SETIAP ORANG TUA
BERKESEMPATAN MENJADI SEMPURNA BAGI ANAKNYA.”
SEMOGA KAMU MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK IBU AGAR MENJADI
SEMPURNA UNTUK MU.
Dan kalimat terakhir yang tertera
DARI IBU YANG INGIN DI HARGAI .
Zifia akhirnya menyadari kasih sayang ibunya yang telah
merawatnya hingga dewasa. Zifia teringat akan ibunya di kampung yang telah tiga
tahun terakhir ditinggalkannya.
Menyadari itu Zifia besok berniat pulang kampung menjenguk ibunya.
Keesokan harinya di kampung, Zifia melihat rumahnya terkunci
seperti tak ada penghuninya. Dia pun bertanya kepada orang sekitar. “ Mba , ibu
yang tinggal disini mana ya ?. terakhir saya melihat tiga tahun lalu.” Orang
itu pun menjawab “oh, ibu yang setiap harinya selalu menanti anaknya pulang
dari kota itu ?” Zifia pun terkejut mandengar ibunya menantinya setiap hari dan
mengiyakan “Iya bu , dimana ya ?” . “Ibu itu setahun yang lalu sudah meninggal
karena sakit “. Mendengar pernyataan orang itu. Zifia seakan tersayat hatinya
dan serasa kakinya tak kuat lagi menahan tubuhnya hingga ia terduduk di tanah.
Zifia menayakan tempat pemakaman ibunya dan pergi ke sana.
Di samping nisan ibunya , Zifia menangis dan menyesali
perbuatannya selama ini kepada ibunya. Dia belum sempat membalas semua kebaikan
ibunya yang telah merawatnya dengan kasih sayang dan kesabaran yang luar biasa.
Dia baru menyadari manfaat scrabook tersebut dalam hidupnya. Scrabook tersebut
membuatnya belajar bagaimana menghargai orang lain.
Amanat : Jangan meremehkan orang lain karena mungkin saja
orang yang kau remehkan akan menjadi orang yang paling berjasa dalam hidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar