Sabtu, 02 Februari 2013

Puzzle Hidup


Puisi kali ini
menceritakan tentang seseorang yang terlalu sibuk mencari orang yang sempurna untuk menemani harinya , saking sibuknya dia tak sadar ada seseorang yang memperhatikannya , mewarnai harinya dengan kesederhanaan yang dia miliki. padahal tidak ada seseorang pun yang sempurna di dunia ini.


Kepingan Puzzle

Sepi....
Di bawah rembulan malam
Di bawah bintang gemintang
Ku sendiri...

Ku cari bintang yang paling terang
Sesulit mencari jarum dalam jerami
Ku takkan pernah lelah
Mencari kepingan puzzle hidupku
Yang berada entah di mana

Ku kecewa...
Saat langit malam menghilangkan bintang-bintangnya
Menggantikannya dengan tetes-tetes hujan
Ku belum mendapatkan bintang yang paling terang

Entah di mana lagi ku harus mencari
Kepingan puzzle yang belum ditemukan
Ku tak harus mencari bintang
Mereka memang sempurna
Berkilau, sangat indah
Tapi mereka ada milyaran
Mereka bisa ditutupi kabut
Kilau mereka memang indah
Tapi hanya seberkas kilauan kecil dari mataku

Ku tak sadar
Terlalu sibuk mencari bintang
Ternyata ada yang memperhatikanku
Bulan yang tak berkilau
Tapi dia menerangiku
Dengan cahaya dari matahari

Betapa anehnya diriku
Bulan yang lebih dekat dari bintang
Tak tampak di mataku

Ku tak harus mencari lagi
Mencari kepingan puzzle hidupku
Karena ku telah menemukannya
Bulan yang hanya satu
Hanya untuk ku...




Kalau sudah mendapatkan kepingan puzzle yang hilang.
berusahalah untuk mencocokannya dengan yang sudah ada.
Susunlah puzzle itu hingga mempunyai arti yang utuh.
Karena tanpa kau susun itu hanya berserakan di hidupmu.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar